Home

Rabu, 25 Maret 2015

Kebun Gizi Raih MDGs Award Kategori Nutrisi

Penghargaan MDG Award Kategori Nutrisi (Kebun Gizi Mandiri) Yogyakarta 





  
Saat ini sudah ada di beberapa wilayah di seluruh indonesia yang telah melakukan duplikasi program kebun gizi dan sedekah sampah. program pemanfaatan lahan berbasis masyarakat. d.endah@yahoo.com or +6281328072647 (endah)  +6281390294533 (ratna)

Senin, 02 Februari 2015

Komunitas Indonesia Bergizi

Komunitas indoensia bergizi bekerjasama dengan masyarakat, LSM dan stakeholder dalam program kebun gizi. program peningkatan gizi masyarakat dan gerakan menanam buah dan sayur di pekarangan rumah dan pemanfaatan lahan sempit. join us..
paket program berupa wisata gizi, gerakan tanam sayur dan buah, tanam bibit, mengenal jenis sayur dan buah, tour dusun, terminal gizi balita, sedekah sampah, melihat pengelolaan sampah organik dll. #indonesiabergizi
Program dari pengembangan kebun gizi, peraih MDGs award 2014. Gerakan #indonesiabergizi untuk Masyarakat Indonesia lebih sehat. (nd)

Kamis, 01 Januari 2015

Duplikasi Kebun Gizi di Solo



Makan buah dan sayur setiap hari menjadi salah satu indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebanyak 19,6% di Indonesia masih ada gizi kurang (Riskesdas 2013). Aspek rendahnya masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi buah dan sayur menjadi kurang selaras dengan sumber daya alam yang berlimpah. 

Sebanyak 93,6 persen penduduk Indonesia berusia di atas 10 tahun masuk dalam katagori kurang makan buah dan sayur, meski masyarakat mengetahui pola makan yang baik ialah gizi seimbang. Peran buah dan sayur berfungsi membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan, mencegah berbagai penyakit dan berbagai manfaat.
Program makan buah dan sayur setiap hari perlu menjadi budaya sehat sehari-hari. Mengingat masih rendahnya masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi buah dan sayur program ini harus kita selesaikan dari hulu. Rendahnya ketahanan pangan Indonesia dan rendahnya daya beli masyarakat menjadi permasalahan di hulu terhadap meningkatnya masyarakat mengkonsumsi buah dan sayur.
Kebun gizi merupakan salah satu program berbasis masyarakat sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan makan buah dan sayur di masyarakat dengan cara pemanfaatan lahan pekarangan maupun media lain. Awal mula kebun gizi diimplementasikan di wilayah Pleret Bantul Yogyakarta yang kemudian memperoleh pengakuan berupa penghargaan MDGs award tahun 2014. Model interensi pemenuhan sayur dan gizi keluarga dilakukan di wilayah Jebres Solo. Kegiatan yang sudah berlangsung satu tahun. (nd) 

Jumat, 31 Oktober 2014

Sedekah Sampah Nominasi MDGs

Satu lagi program inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di wilayah bencana merapi menjadi nominasi MDGs untuk kategori sanitasi

Manfaat Sedekah Sampah



Manfaat sedekah sampah terbagi menjadi manfaat secara kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat, aspek psikologis dan sosial ekonomi.
a.   Manfaat aspek kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat
1)      Lingkungan bersih dan sehat
Keberadaan kegiatan sedekah sampah bermanfaat secara langsung kepada masyarakat yaitu menjadikan lingkungan bersih dan sehat.
2)      Perubahan perilaku masyarakat
Perilaku masyarakat menjadi berubah dengan adanya kegiatan sedekah sampah yang telah diimplementasikan . Sebelumnya perilaku membakar sampah banyak dilakukan oleh masyarakat dengan adanya kegiatan sedekah sampah tidak ada yang membakar sampah. Adanya perubahan perilaku masyarakat dari membakar sampah. Pemilahan sampah sesuai jenisnya menjadi budaya yang ada di masyarakat. Selain itu perubahan yang terjadi yaitu masyarakat tidak membuang sampah disembarang tempat, dikarenakan adanya masyarakat lain yang mengingatkan untuk menyedekahkan sampah agar lebih bermanfaat.
b.      Manfaat psikologis
Manfaat psikologis dapat diartikan sebagai benefit yang masyarakat peroleh berkaitan dengan kondisi emosi, kejiwaan. Berkaitan dengan manfaat pengelolaan sampah dengan sedekah sampah berupa peningkatan kemajuan masyarakat yaitu yang tadinya masyarakat memiliki budaya membuang sampah sembarangan menjadi lebih maju dan terarah untuk mengelola sampah untuk dimanfaatkan. Makna sedekah sampah menjadikan manfaat tidak sekedar materi tetapi ada manfaat secara psikologis, kepuasaan telah melakukan amal kebaikan dirasakan dari kegiatan sedekah sampah. Ada responden yang menyampaikan bahwa secara psikologis pada saat implementasi kegiatan karena sudah menjadi kesepakatan merasa tidak enak jika tidak ikut mengumpulkan dan memilah sampah. Hal tersebut disampaikan responden pada saat awal implementasi kegiatan karena belum mengetahui dan menyadari manfaat dari kegiatan sedekah sampah. 


c.      Manfaat sosial ekonomi


Manfaat sosial dapat dikatakan sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat sedangkan manfaat ekonomi berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Kaitan dengan manfaat sosial ekonomi dari pengelolaan sampah dengan sedekah sampah yaitu manfaat yang berhubungan dengan aspek keuangan, yaitu bertambahnya kas RT yang digunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan, dana kesehatan, selain adanya pengembangan dengan adanya sampah organik dimanfaatkan sebagai pupuk kebun gizi, sebagian masyarakat merasakan adanya lapangan pekerjaan dari adanya sedekah sampah.